Tanya Kenapa?

Kenapa kebudayaan bali masih exist dan hampir utuh seperti jama dulu dari orang bisa sampai paraketurunan raja,Indonesia ini sangant luas dan memang kaya akan budaya serta alam yang sangat indah makanya klo ada pengahargaan acara tv terbaik maka acara si bolang yang paling akan dapet( tapi kenyataanya tidka tuch ).

mungkin tidak seperti di tempat lain ( maaf klo penulis tidak begitu tau di tempat lain seperti apa ) klo di bali dari anak kecil sampai orang tua masih menjalankan apa yg nenek moyang mereka wariskan,mulai cara berpakain, bersembahyang, dan bermasyarakat.

di bali para pemuda tidak canggung atau merasa gengsi ketika memainkan gamelan dan menari dan ketika mereka memainkan gamelan harus memakai pakain adat mesti tidak lengkap tapi masih memakai kain dan udeng( ikat kepala ), sama halnya ketika ada cara di Banjar ( seperti rw )menghadiri upacara kematian, pernikahan dan kegiatan adat lain mereka harus memakai pakaian adat. Meskipun arus globalisasi deras melanda bali namun tetap masyarakat masih memegang teguh budaya mereka.

Disni letak perbedaanya dengan kelangsungan budaya di tempat lain yang mulai hilang,Misalnya di daerah jawa terdapat banyak sekali budaya yang sangat bagus namun sekarang ini jarang sekali para pemuda atau masyarakatnya kurang peduli dengan warisan nenek moyang mereka. Mereka hanya berpakain adat jika ada pertunjukan budaya dan kegitan tertentu saja dengan alasan kuno dan kurang praktis,seperti penulis penah liat di tv waktu upacara mulai giling tebu di daerah bantul klo tidak salah. Diupacara kegiatan itu seharusnya dan dulunya para pawai memakai pakain adat.pertunjukan wayang kulit yang dulu hampir ada di setiap tempat sekarang sudah amat jarang sekali mungkin hanya para dalang yang terkenal yang masih memiliki job.

Kehidupan masyarakat jawa dengan budayannya dalam sehari hari mungkin hanya ditemui di lingkungan keraton namun berbeda ketika di kehidupan nyata. Dalam acara kick andy di metro tv ada WNA yang belajar menari dan mendalang, juga ada dalam wanita di ameriaka yang masih mengeluti profesinya sebagai dalang. Lalu kapan kita akan meneruskan budaya sendiri?atau kita biarkan budayan kita hanya da didalam buku buku sejarah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s