Hilang

Tuhan kemana perginya asa dalam jiwaku
Saat aku tak bisa lagi merasakan damainya purnama subuh_Mu
merdunya kumandang pangilan keagungan_mu
Damainya jiwa saat ku nikmati air mata kekagumanku

Kau tidak melepaskan tangan_Mu
Namun aku sendiri yang melepas genggamanku
hingga mulai lagi aku tengelam dalam ketakutan
Meskipun aku sendiri yang menciptakan halusinasi itu

paRtO,denpasar 16/03/07

3 thoughts on “Hilang”

  1. I knew what this mean… so painful when you lost that ‘connection’. May Allah always keep the ‘connection’ tight in with our heart, so we don’t get lost. Amien.

  2. Yuuk, tapi ada scenario yang benar2 di luar kontrol kita, karena hak prerogatif Allah yang bisa ‘overwrite’ apapun. Tapi apapun itu, Rahmaan dan RahiimNya selalu saja lebih luas diberikan buat kita. So, don’t worry be happy. Mari kita belajar agar bisa istiqomah di jalan Allah. Selamat berjuang warrior!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s