Rumi:kembali ke hati

Aku masuk kedalam hatiku
untuk melihat bagaimana kedaannya.

Sesuatu disana membuatku mendengar
seluruh dunia meratap.

Lalu aku pergi mendatangi setiap kota besar dan kota kecil,
mencari seseorang yang dapat berbicara tentang kearifan,
namun setiap orang mengeluh tentang cinta.

Erangan itu memberiku gagasan:Kembalilah ke dalam
dan temukan jawabannya.
Namun aku tidak menemukan apa-apa.

Hati bertindak sebagai penerjemah antara
pengalaman mistis dan kecerdasan.
Ia punya penduduk sendiri yang tidak mau berbicara
dengan seseorang yang hanya berkeliaran.

Dan ingatlah apa yang dikatakan Muhammad tentang tempat
di dalam diri manusia yang kita sebut hati,
Inilah yang aku hargai.

Rumi: Say I am You

9 thoughts on “Rumi:kembali ke hati”

  1. Aku masuk kedalam hatiku
    untuk melihat bagaimana kedaannya

    Berat … berat banget kayaknya Bli …
    Jangankan masuk ke dalam hati. Untuk melihat “wajah” kita sendiri saja kita membutuhkan “cermin”

  2. # Bli’ deKing
    memang berat,namun hati adalah ‘cermin’ seperti apa kita sebenarnya,kita bisa memanipulasi tampilan fisik dan apa yang kita lakukan lain dari apa yg sebenarnya hati kita rasakan. oleh karena itu hanya kita sendiri yang tau tentang diri kita bukan orang lain,dengan melihat kedalam hati.

  3. sering ku tinggal hatiku
    sering ku lalaikan bisiknya
    sering ku abaikan deritanya
    …… tapi hati tak henti merayu
    karena sering begitu…….. sering ku..
    …… aku lupa kalo aku punya hati
    atau
    hatiku lupa kalau dia punya aku
    [nah……… lo bingung dewe…..😉 ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s