Asian Beach Games

Teks di ambil dari pikiran-rakyat.com

JAKARTA, (PR).-
Tiga belas cabang olah raga (cabor) akan dipertandingkan pada Asian Beach Games (ABG) di Bali, 18-26 Oktober 2008. Kejuaraan multievent olah raga pantai ini akan diikuti 4.447 atlet yang berasal dari 45 negara se-Asia.

Ke-13 cabor yang akan dipertandingkan yaitu selancar angin, triathlon, woodball, paralayang, sepak bola pantai, jetski, bola tangan pantai, bina raga, layar, sepak takraw pantai, voli pantai, perahu naga, dan renang maraton.

Menurut Ketua Umum KONI Pusat, Rita Subowo, ditunjuknya Indonesia oleh Olympic Council of Asia (OCA) menjadi negara penyelenggara pertama merupakan suatu kehormatan.

“Kenapa ditunjuk Bali, karena Bali bukan hanya milik Indonesia, tapi juga sudah menjadi milik dunia. Jadi OCA ingin memberikan suatu kepercayaan kepada Indonesia untuk mempromosikan kembali Bali sebagai tempat pariwisata paling ternama di dunia. Bali memang memiliki sarana untuk menggelar event ini sehingga kita tidak perlu lagi membangun infrastruktur untuk menggelar event ini” ujar Rita di Jakarta, Rabu (30/5).

Dikatakan Rita, setelah Indonesia, Oman akan menjadi tuan rumah kedua tahun 2010, disusul Cina (2012), dan Filipina (2014). “Untuk tahun 2016, Thailand sudah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah,” kata Rita.

Penyelenggaraan ABG ini diperkirakan akan mengeluarkan biaya sekitar Rp 300 miliar. Mengenai besarnya dana tersebut, Rita mengatakan, akan dicari dari beberapa sponsor yang akan mendukung kegiatan ini. Selain itu, event ini sudah pasti akan didukung dan dibiayai pemerintah Indonesia.

Mengenai peluang Indonesia di event dua tahunan ini, Joko Pramono yang bertindak sebagai deputi direktur operasi ABG mengatakan, peluang Indonesia untuk berprestasi di event ini fifty-fifty. Dari 13 cabor yang dipertandingkan, empat cabor di antaranya sudah sering diikuti para atlet Indonesia di berbagai multievent dan prestasinya cukup membanggakan.

“Empat cabang itu, bina raga, voli pantai, perahu naga, dan layar. Sedangkan cabang lainnya masih relatif baru, bahkan belum ada induk organisasinya, seperti woodball,” ujar Joko.

Meski beberapa cabor masih baru, Joko mengatakan, kini sudah dipersiapkan para atlet yang akan berlaga. “Kami sudah mengantisipasi cabor woodball dan telah menyiapkan para atlet,” katanya.

Sementara mengenai sepak bola pantai, sepak takraw pantai kata Joko, ada kans untuk bisa berprestasi karena cabor ini masih tergolong baru di beberapa negara, seperti halnya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s