When my b’day

Lembaran hari bilangan bulan
Kuhitung tahun,kuamati guratan hidupku
Haruskah senang ataukah bersedih
Ketika kumpulan angka menambah jumlah
Mengurangi kesempatan api untuk membakar sisa waktuku

Malam berselimut awan tanpa hujan
Mengunyah bintang menelanku dalam
Masa lalu yang terus menjadi kenangan ditiap hembusan nafas
Bagai waktu yang terus menghanyutkan detik-detik menghitung sisa detak

Terimakasih waktu,kau masih sisakan sepotong cermin
Yang dengannya kulihat kedua mataku
Yang dengannya kulihat saat itu,bukan esok
Yang sebelah kiri menjadi kanan

Terimakasih waktu,kau masih mendudukan aku dalam renungan
Bisa kulihat dulu,meski kututup mataku
Kudengar suara meski tiada fibrasi merayapi udara_Mu
Bisa kurasakan,walau tak kugerakkan indra perabaku

Bersyukur karena karunia hidup_Mu
Ataukah bersedih karena masih jauh kulepaskan dunia_Mu
Seperti hitam putih,baikkah hitam berubah putih
Ataukah putih yang pudar menjadi hitam

Ajari aku menjadi buta,agar tidak kulihat bilah hitam dan putih
Rapatkan bibirku agar hatiku bicara tentang_Mu dan aku
Tutup telingaku agar hanya kudengar namam_Mu dalam keheninganku
Luruskan jalanku agar aku bisa menemui_Mu

Denpasar,10/10 07

7 thoughts on “When my b’day”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s