Pasrahku

Dan…kepenatan menghampiriku
kemudian menatap tajam ke dalam sinar mataku
menjabat erat tangan dan jemariku yg mulai dingin

membujur kaku tulang-tulang harapan
namun seolah-olah aku masih punya aza.
semua telah kupasrahkan, hidupku dan ketiadaanku
hanya pada_Mu yang Maha Abadi dan Memiliki

Pezu,21 november 04

9 thoughts on “Pasrahku”

  1. Kalo aku bingungnya karena ternyata tanggal puisi ini koq bisa udah lama banget? Curiga stoknya masih setumpuk, tinggal nunggu tanggal terbitnya aja???

    BTW, are you guys working at the same office? Koq, ceritanya nyambung, pada kerja hari minggu…. hmmm, seru juga ya…

  2. # adek
    dek klo binggung pegangan,or bajunya di balik😆

    klo menurut saya,pasrah itu menyerahkan segala udaha kita pada yang Maha kuasa,tapi klo menyerah itu udah mentok ga ada usaha lagi, paham…?

    # muliaarif
    iya mbak tulisan nya emang stock lama,nunggu yang mau nerbittin he he he

    we are work in the same office.jadi kita sering berbalas pantun di blog

  3. No wonder kalian berdua begitu “akur”, sampai ngalahin tom and jerry🙂

    Yo wes, buat kalian berdua, met hari senen-an yak, we love monday don’t we? yes, tetap semangat!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s