Paku dan pagar

Pernah ada anak lelaki dengan watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung
penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap
kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain.
Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.
Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.
Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri
daripada memaku di pagar.
Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun
dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.
Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari
bila dia berhasil menahan diri/bersabar.
Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya
bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.
Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:
”Anakku, kamu sudah berlaku baik,
tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar.”
Pagar ini tidak akan kembali seperti semula.
Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain,
hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

7 thoughts on “Paku dan pagar”

  1. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain,
    hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

    Maknanya daleem …….
    Bagus mas, kadang menjelaskan sesuatu dengan tindakan lebih mudah diterima daripada konsep.

  2. iya sih, fasti ada dendam terselip, ada ferih terhimfid…
    hmmm, tafi asalkan kita yang uda nglakuin hal burug mau meminta maaf dengan tulus, no froblemo deh.
    overall, ganti aja fagarnya dengan fagar yang baru! mhuahuahuahuahua

  3. masalahnya, banyak orang yang tidak terlalu peduli kalo mereka telah ‘memaku pagar’ orang lain. tidak peduli mereka mereka “meninggalkan lubang’ dimana2. payah…

  4. # sigid
    bener juga gid,kadang practice lebih mengena dari pada teori

    # hoek
    pesen pagar atu,dikirim ke denpasar ya..

    # qzink666
    thanks,manusia ditakdirkan sebagai makluk sosial sehingga harus berinteraksi dengan yang lain,salah satu tujuannnya adalah berbagi

    # jensen99
    semoga saya tidak memaku pagar anda ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s