Bisikan setan

Diantara kabut pagi  dua anak manusia menyusuri jalan,temaram penerang jalan
menguraikan bayang, mereka adalah parto dan jupri yang menenteng belanjaan dari pasar.
” TO, kenapa ga naik motor saja?,malah capek-capek jalan,bawaannya berat tau”keluh jupri sambil berhenti tepat di depan koran shop.
“ya itung-itung sambil berolahraga,mumpung jalan masih sepi jadi ndak ada polusi pri,ya sudah klo berat sini saya yang bawa” parto sabar menemani jupri melihat-lihat head line news beberapa koran pagi ini.
“tunggu to,saya mau beli koran dulu,nich peganngin dulu kangkungnya.”
“lha bagus pri,membaca itu menjauhkan kita dari kebodohan.nanti saya pinjem ya” tangan parto meyambut tas plastik yg berisi kangkung dan sawi.
“memangnya brita apa yang membuatmu membeli koran pri?”
“ini saya merasa jengkel membaca brita tentang jagal anaknya sendiri yang hangat dibicarakan di koran-koran,ech setelah anaknya di bantai dengan keji sekarang menyesal,gampang sekali bilang meyesal,kilaf,karena bisikan setan halah.” gumel jupri sambil meneruskan perjalanan dan menyelipkan lipatan koran di antara ketiaknya.
“begitulah pri,jika manusia sudah tidak ada lagi yang di kambing hitamkan dan
rasa penyesalan menusuknya,maka manusia menghidupkan mitos setan.jika setan terus dijadikan kambing hitam dalam setiap kelengahan pengendalian nafsu
manusia bisa dibilang manusia tidak akan bersalah,lha tiap ada kesalahan pasti karena setan bagaimana itu,kasihan sekali setan ya.. ga ikut-ikut malah disalahkan.”
“oo..iya juga ya to,kenapa mesti mebawa-bawa setan dan menudingnya berbuat kejahatan”
“makanya itu pri,manusia memiliki bakat jahat meskipun tidak diajarin sudah pandai untuk melakukannya”

mereka masih asyik ngobrol memecah kebekuan pagi sambil mengayuh kaki mengukir jejak pagi.

10 thoughts on “Bisikan setan”

  1. jika setan terus dijadikan kambing hitam dalam setiap kelengahan pengendalian nafsu
    manusia bisa dibilang manusia tidak akan bersalah,lha tiap ada kesalahan pasti karena setan bagaimana itu,kasihan sekali setan ya.. ga ikut-ikut malah disalahkan.

    Betuuul mas, betuul😀
    Yang salah dan mesti memperbaiki diri itu ya manusianya, meski digoda kalau ndak mau kan ndak kejadian juga to.

  2. # wira
    orang mana ya setan itu, koq banyak yang sebel ya…

    # yoga
    tul, mbak memang hati harus di jaga agar tidak menjadi “setan”

    # adek
    lho dek , kemaren khan udah di tuker di kampung jawa.
    si itu pa zul yg nuker:mrgreen:

    # almascatie
    selain punya bakat jahat manusia juga punya bakat jadi binatang tho

    *manggud-manggud *

    # sigid
    tu pasti setannya pake AXE jadi ” kesan pertama begitu menggoda”:mrgreen:

  3. Seorang laki2 yang baru saja memperkosa perempuan (tentu saja!) tertunduk menyesali perbutannya. Halah nyesal!
    Ia kemudian berdoa perlahan, “Tuhan, maafkan hamba-Mu yang tak kuasa menahan godaan setan…”

    Setan yang kebetulan lewat dekat situ langsung mencak-mencak, “Eh sialan lu! Lu yang enak-enak kok bawa-bawa gue?”

    Di atas sana, Tuhan pun senyum tersipu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s