Kampanye say no to drugs

suara benturan gelas dan piring terdengar kadang-kadang,mengalun akrab di warung Bahagia milik pa genthong (nama pangilan ) dimana parto bekerja sebagai assisten chef plus merangkap waiter.

“waduh rajin sekali mas parto ini,jam segini sudah ready open” mimpi apa semalem to?” tanya seorang wanita yang masuk dan berdiri di tepi meja,dengan tas yang tergantung di bahu kiri.

“wah,mbok kadek jegeg,justru seharusnya saya yang nanya lho mbok,semalem kena angin apa kok tumben pagi-pagi sudah berkicau disini,he he he”jawab parto dengan melihat sekilas wanita yang suaranya menghentikan detak aktifitasnya dan melanjutkan kembali membenahi letak piring.

“berkicau memangnya burungmu,kamu ini to..to”
“saya abis pulang dari klungkung to,kesini mau sarapan,tadi ga sempat sarapan “kadek duduk dan meletakkan tas disampingnya.

“lho pulang kampung lagi?barusan kemaren pulang ke klungkung khan?”emang lagi ada acara apa-an tho mbok dek?”parto melancarkan serangan pertanyaan sambil mempersiapkan hidangan buat pelanggan pertamanya

“diklungkung kemaren ada pementasan wayang ceng blong,itu wayang yang tokohnya ceng mirip kamu itu to ha ha ha.”
“lho mbak biar saya mirip ceng tapi saya banyak yang nuggu lho mbak,itu tukang-tukang ojek di pasar badung,tangan parto menyodorkan sepiring nasi plus teman-temannya.
“minumnya apa nich mbak”
“teh anget to,jangan manis-manis,saya udah manis”
“iya-iya percaya mbak dari pada saya dilempar sandal he he he,memang siapa yang hajatan kok ada wayang ceng blong segala”tanya parto sambil menuang gula dan memasukkan satu bungkus teh celup.
“acara pementasan wayang itu di adakan oleh BNK ( Badan Narkotika Kabupaten ) klungkung,ternyata ga sulit kok to,ngasih penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di masyarakat. selain melestarikan budaya sekaligus memberi tambahan informasi yang terus menerus tentang akibat yang ditimbulkan narkoba dengan berbagai media.begitu mas parto.tapi ga mangil artis untuk berbagi pengalaman takut nanti malah kejadian seperti artis ya “itu””
“lha memangnya orang-orang itu apa blom tau klo ular kobra itu memang berbahaya?”
“iya ular kobra suruh matuk idungmu itu,narkoba to…narkoba,tu kuping apa centelan panci”kadek mengurungkan niatnya menyuap nasi sebelum menghamburkan kata-kata penjelasan kepada parto.
“iya iya mbak,jangan sewot.ich mbak makin manis lho seperti teh buatan saya ha ha ha”

7 thoughts on “Kampanye say no to drugs”

  1. adududuh……helmku kayaknya ntar ga cukup, hari ini banyak dapat pujian dari mas parto😳
    tapi ngemeng-ngemeng mas parto skrng kok agak budeg? perasaan yang bermasalah ma pendengaran orang yang disebelah kirimu deh he..he..he..

  2. bakulnya yang di fotomu itu ya? kok warnanya kuning? emoh ah..masak naik shogun pake bakul, sekalian wajan gitu lho biar lebih keren👿

    emang kamu disembur kobra dimana? kok iso? makanya sebelum disembur kamu nyembur duluan:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s