KTT UNFCCC

pic dari bali postWaktu masih menunjukkan sebelas kurang seperempat,masih tanggung untuk makan siang namun terlihat beberapa penggunjung ramai berbincang di warung bahagia.

“gus,bagus…..”panggil pa genthong yang sedang menyelesaikan tumisan kangkung.
“ya pa dhe”parto menghampiri pa genthong menuju dapur.
“tolong bawain bihun goreng dan udang tepungnya gus!”pinta pa genthong
“tumis kangkungnya blom siap pa dhe?”tanya parto sambil membawa nampan bihun goreng dan udang tepung.
“iya sebentar lagi gus,nanti biar pa dhe yang bawa”
“pa dhe sepertinya didepan pengunjung lagi asyik membahas tentang KTT UN.. UN CC..”parto meletakkan kembali bihun goreng dan terbata-bata memikirkan sebuah singkatan.
“KTT UNFCCC,United Nations Framework Convention on Climate Change yang diadakan dari 3 sampai 14 desember itu akan dibahas berbagai persoalan mengenai isu perubahan iklim. Di wilayah Asia sendiri isu perubahan iklim merupakan isu yang penting mengingat perubahannya sudah dirasakan di beberapa negara. Terdapat paling tidak empat agenda yang akan dibahas, yakni mengenai adaptasi, mitigasi, teknologi yang digunakan, dan penyaluran dana pada negara-negara sedang berkembang untuk menanggulangi emisi karbon mereka. Terdapat pula beberapa agenda yang akan didiskusikan, seperti deforestasi dan lainnya”tegas pa genthong membantu mengingatkan kata yang akan di ucap parto
“he he he iya pa dhe,maklum lidah singkong”parto mengambil kembali bihun goreng dan berlalu meninggalkan pa genthong yang masih menikmati local warming dari kompornya.

di depan parto masih memasang rasa ingin tahunya tentang UNFCCC dari para tamunya sambil meletakkan piring bihunnya dan membenahi display menunya.

“tidak heran kenapa akhir-kahir ini terasa panas dan yang seharusnya sudah hujan masih juga tidak seperti musim hujan”pak made masih asyik membahas KTT dengan pa ketut dan bli ‘ Oka.
“ya..itu adalah dampak nyata dari perubahan iklim dan pemanasan global de,sebenernya sudah dari tahun 70-an sudah dirasakan namun tidak terlalu di expose seperti sekarang ini.”sahut pa ketut sebelum menyruput kopi hitamnya.
“sebenernya di bali ini sudah ada konsep tri hita karana untuk menjaga keseimbangan antara alam dan manusia dan lingkungan,namun kembali lagi pada individu masing-masing yang menggunakan kosep itu.”tambah Oka yang paling muda diantara mereka.
“memang semuanya ini berarti adanya campurtangan manusia yang terlalu mengexploitasi alam dan tidak menjaga keseimbangannya,”lanjut pa ketut yang mulai mecaplok pisang goreng yang masih hangat sambil sesekali meniupnya.
“lalu kira-kira apa yang bisa untungnya dari KTT ini untuk Indonesia terutama bali?”tanya pa made lebih mendetail.
“ya kalau untuk Indonesia keuntunggannya jelas adanya suntikan dana bantuan pemeliharaan hutan.miris sekali, sementara Indonesia saja masih belum bisa mengatasi ilegal logging dan maraknya suap antara petugas dan pengusaha nakal dan untuk bali tentu saja promo wisata dan dibali masih banyak pohon-pohon yang tidak menjadi korban kerakusan manusia”jawab pa ketut

perbincangan tiga orang tadi masih terus berlanjut dan masih terus disimak oleh parto sambil meneruskan aktifitasnya,”mhh..jadi inget film ‘the day after tomorrow’ apakah kejadian itu bisa terjadi?”guman parto dalam hati.

siang makin meranggkak naik,tak seberapa terik karena awan mulai memanyungi denpasar apakah awan memberi kabar akan hujan?

Baliazura:Teks dan pic dari beberapa sumber

11 thoughts on “KTT UNFCCC”

  1. # adek
    iya tapi kalau minggu pagi or sabtu sore jangan ujan ya…
    biar saya bisa jogging( siapa gue,dewa kali )
    iya kemaren kita di undang tapi lagi nyiapin postingan jadi ga bisa dateng

    # caplang
    iya ,nanti bawa spanduk menerima katering,nasi bungkus,sapageti asam manis,pizza toping jengkol,sambel pete plus lalapan he he he ,kira-kira laku ga ya..
    BTW:jadi rencana tour ke bali?

  2. suntikan dana itu bahaya juga, mas. soale nanti masyarakat setempat ga boleh masuk hutan. negara2 yg bayar hutan sbg ganti pembuangan emisi akan merasa sdh memiliki hutan itu. tp kalau tidak dijaga jg akan dibabat sama banyak orang.

    inilah simalakama jual beli karbon. :((

  3. # Hanster
    boleh..boleh..mumpung ga dipungut pajak

    # Mas Anton
    bener bli’ KTT ini jadi ajang sewa lahan hutan bagi negara-negara penyuntuik dana,dana sumber karup baru bagi para oknum.bukannya pesimis tapi ya udah kutukan kali,negara korup

    setelah sekian kali mencoba akhirnya bisa juga masang sript banner BBC

    # Bli’ deKing
    ya..mudah-mudahan disebut tapi tidak cepat dilupakan,bagi bali katanya sich dari event ini ada pemasukan 5ratus M,binggung ngitung nolnya:mrgreen:

  4. UNFCCC …heuheu….disambut sama hujan di bali setelah sekian lama ga turun-turun hujan, walo akhirnya hujan itu hilang lg ga nongol2 sampe detik ini… kok kesannya itu ujan turun cm buat nyambut orang-orang di nusa dua itu doang yak? imo…heuheu…
    btw, salam kenal mas…

  5. Mohon maaf bro…. di Bali itu hujan bisa dikendalikan. kemarin waktu ada hujan aku smpat berpikir pasti panitia menyewa tenung hujan untuk melakukannya….

  6. # viar
    iya ya bli’.bukan hanya ujan yang ga nongol tapi puanassss juga ikut meramaikan suasana denpasar sampe-sampe malem harus mandi sebelum tidur.sepertinya nyata sekali dampak global warming ,
    salam kenal juga

    # Bli’ Sukarta
    mungkin juga bli’ biar para delegasi itu sadar kalau perubahan iklim benar-benar terjadi:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s