Kisah Natal:Keberanian memohon

Suara radio menyemangati parto beraktifitas di warung bahagia,masih terlalu pagi bagi para pengunjung untuk makan siang.pesan dari kotak elektronik mengabarkan peyambutan natal dan tahun baru.dengan backsoud ‘Joy to the wold’ alunan sexophone Kenny G sang penyiar melontarkan pertannya”what do U wish this christmas?”mendengar hal itu parto teringat buku’eling’tentang permintaan gadis kecil menjelang natal.

Di station radio WJLT di Fort Wayne,Indiana,surat-surat yang datang untuk mengikuti lomba permohonan natal tumpah ruah seperti air bah.Ketika surat Amy tiba distation radio itu ,manajer Lee Tobin membacanya dengan cermat.

Santa Klaus yang baik,


Nama saya Amy.Saya berusia sembilan tahun.Saya mempunyai masalah di sekolah.Dapatkah Anda menolong saya,Santa?anak-anak  menertawakan saya karena cara berjalan saya,cara berlari saya dan cara berbicara saya,Saya menderita celebral palsy.Saya hanya meminta satu hari saja yang dapat saya lewati tanpa ada orang menertawai atau mengejek saya.


Sayang selalu
Amy

Hati Lee terasa nyeri ketika membaca surat itu:Ia tahu celebral palsy adalah kelainan otot yang tampak aneh bagi teman-teman sekolah Amy.Menurutnya ada baiknya bila semua orang di Fort Wayne mendengar tentang gadis cilik dengan permohonan natal yang tidak lazim. Pak Tobin menelpon sebuah koran setempat.
kesesokan harinya,foto Amy dan suratnya kepada Santa mengisi halaman depan The News Sentinel.Kisah itu menyebar dengan cepat.Surat kabar ,stasiun radio dan TV diseluruh negeri memberitakan kisah gadis cilik di Fort Wayne,Indiana,yang haya mengajukan permohonan sederhana namun baginya merupakan hadiah natal paling istimewa’satu hari ‘tanpa ejekan’.

Banyak orang berterimakasih kepada Amy atas keberaniannya mengungkapkan isi hatinya.berbagai dukungan dan suport berdatangan dalam bentuk surat dari berbagai negeri baik dari orang dewasa dan anak-anak.

Permohonan Amy untuk menikmati satu hari khusus tanpa ada yang mengganggu terpenuhi disekolahnya,South Wayne Elementary School.Guru dan murid berdiskusi tentang bagaimana persaan orang yang diejek.Tahun itu wali kota Fort Wayne secara resmi menyatakan tgl 21 Desember sebagai hari Amy Jo Hagadorn untuk seluruh kota.Wali kota menerangkan bahwa dengan keberanian mengajukan permohonan seperti itu ,Amy mengajarkan sebauh pelajaran universal “siapapun ingin dan berhak diperlaukan dengan hormat,bermartabat dan hangat.

Alan D.Shultz

Parto masih terduduk dan mengingat teks dari buku ‘eling’dan dikejutkan kedatangan jupri yang mengingatkan air yang meluap dari ember hitam.

Baliazura:teks diambil dari chiken soup
for the unsinkable soul

11 thoughts on “Kisah Natal:Keberanian memohon”

  1. Nggak ada kompetisi pertamax kan disini?

    Bli, di Indonesia hal-hal seperti ini terlupakan. Seolah-olah semua kepentingan hanya ditujukan untuk orang-orang normal. sedangkan orang-orang dengan kemampuan berbeda adalah warganegara kelas dua, tiga, empat, dan sebagainya…

    Kadang gw mikir, apa perlu merasakan dulu menjadi warga kelas dua, tiga, empat dan sebagainya sebelum menyadari kebutuhan-kebutuhan mereka?

    Republik yang menyedihkan. :’-(

  2. # Mbak Yoga
    pertamax th depan naik mbak jadi biar rebutannya di SPBU aja hikss….

    iya mbak kalao di tengok ke negara maju,justru penerimaan dan perlindungan orang yang di anggap ‘kurang’ di
    republik ini masih jauh ketinggalan

    # Bli’ deKing
    iya saya juga masih ga ngerti bli’ belum tentu mereka mampu dan sekuat orang yang ‘kurang’.,mungkin mereka blom ngerti kalau nobody is perfect
    dan pola yang telah dipetakan masyarakat kurang itu buruk

    # qzink666
    yup..,setuju

    # abee
    benar bli’
    apalagi di masyarakat yang begitu majemuk,menghargai mereka yang’kurang’ dan yang normal pun perlu,karena kita juga ingin diperlakukan dgn yg sama

    # raffael
    yup kejahilan yang menyakitkan perasaan orang lain,
    karekteristik manusia ( egois ):mrgreen:

    # adek
    damai di hati damai di bumi…
    piss pa adreas nama anaknya saya sebut hikss..

  3. # goyangan
    yuk yak yuk…

    # cK
    kapan ya negeri ini bisa begitu,misalnya mendahulukan orang jompo,cacat dan perlakuan khusus lain dengan hanya menempelkan tanda stiker dan tempat-tempat khusus bagi mereka yang kurang beruntung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s