Go Bersihar Lubis

semburat merah telihat makin terang dengan senyum matahari, mengusir embun dan dinggin mengantikan dengan hangat sinarnya.parto duduk sejenak melepas lelahnya di bangku depan warung bahagia,disampinya jupri masih sibuk mebalik-balik koran edisi pagi ini.

“nyari apa lagi pri,ramalan shio sudah lewat,prediksi palenten juga sudah kemaren.pasti kamu lagi baca biro jodoh pri,awas saya bilangin dayu lho.”
“jodoh-jodoh,saya ini sudah mantep dengan pilihan dayu meskipun orang tuannya blom merestui hubungan kami to”suara jupri terdengar dari balik lembaran koran yang menghalangin pandangan parto ketika berusaha melihatnya.
“serius sekali bacanya lagi ada berita apa pri?”
“masih kasus aliran dana BI dan dukungan buat Bersihar Lubis”
“siapa itu Bersihar Lubis pri?”tanya parto dengan tangan yang merendahkan lembaran koran berusaha untuk membaca.
“Bersihar lubis itu  jurnalist lepas dan sempet menulis di  kolomis di majalah tempo,beliau di dakwa melakukan penghinaan pejabat negara dengan tulisan yang dimuatnya bulan maret tahun kemarin”
“lho memang apa yang ditulis dan kenapa kok bisa ditanggkap”parto menatap wajah jupri mencari tau lebih dalam
“pak bersihar itu menulis dan menyatakan pendapatnya tentang tindakan penyitaan buku-buku sejarah beberapa SMP dan SMU di depok dan kemudian di bakar gara-gara tidak mencantumkan PKI dalam peristiwa madiun dan G 30 S dalam buku sejarah tersebut.kemudian Ia menulis dengan judul “Kisah Interogator yang Dungu.”.karena tulisan ‘dungu’ inilah Bersihar ditangkap dan didakwa bersalah telah melakukan penghinaan terhadap suatu badan umum di negeri ini”jupri menjelaskan sedikit riwayat kasus bersihar
“lho memangnya sudah jelas tentang sejarah 30 september dan keterlibatan PKI dalam peristiwa hitam itu.?lagian kenapa harus dibakar apa murid-murid tersebut mendapat biaya pengantian direbutnya buku-buku tersebut,memangnya beli buku pade daun.memang susah tinggal di negara yang para pejabatnya tidak mau dikritik,padahal tidak semua kritikan itu menjatuhkan tapi masyarakat mengkritik untuk mendapatkan haknya atau untuk kesejahteraan orang banyak dan untuk kehidupan yang lebih baik.negeri ini memang sok jaya dan sok jaim untuk tidak menjiplak hal yang bagus dari negeri tetangga.terus kanapa kita memilih wakil-wakil yang samapi sekarang masih sangat sedikit sekali menyuarakan kepentingan rakyat,kalau rakyat sudah tidak bisa menyampaikan pendapatnya? atas nama siapa mereka sidang berhari-hari?pokoknya saya ga setuju peng-interupsian pendapat dari para penguasa dan mendukung pak Bersihar Lubis cuman dukungan ini yang mampu saya berikan untuk kebebasan berpendapat.”parto masih saja berkoar-koar menumpahkan pendapatnya sementara jupri telah pergi kebelakang dengan meninggalkan koran dipangkuanparto.

4 thoughts on “Go Bersihar Lubis”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s