ragu

mengamati teather malam, bulan hampir menjelang purnama saat keraguan menyergap ladang tanya dibenaknya.

bulan merangkak diatap malam
terbit seperti raguku
pucat ditanya niatmu

sinarnya jatuh diantara harap
tawar disudut gelap

dirimu, diriku diantara waktu
yakinku dihadang ragu

bulan beku menatapku
biar saja dia maki hayalku
mengumpat pikiranku, meretas gelap gundahku

kucabangkan kembali andai
dipijak jalanku saat kau tempuh arahmu

tidak, katakan itu tidak bulan
tidak untuk yang satu ini
katakan kau menunggu
dia dan aku suatu purnama
menatapmu.

Parto, DPs 18/3/08

9 thoughts on “ragu”

  1. # bli’ Yanuar
    cari nya yang susah bli’

    # Ady gondronk
    memang saya ini nyakin kalau saya bakal sukses:mrgreen:

    # Ina
    hari ini jadwalnya lari di pantai , baru kemaren mendaki gunungnya😆

  2. kala bulan seolah melayang
    tanyamu datang menghadang
    ada apa gerangan sayang?
    hingga kau terdiam dan terduduk disudut ruang
    seolah tiada sadari aku tlah datang
    bibirku tak mampu berucap kata panjang
    hanya kalimat “juminten sayang…”
    “mas parto lagi internetan..”:mrgreen:

  3. yakin negh ragu ??🙂
    nyantai aja, klo okta dalam keadaan seperti itumah, get east aja, keep focus to object and make your decision..*sok tw ya ??*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s