Solusi yang masih sepi

Matahari belum tertengger di atap langit yang dirundung awan, terkadang bulatannya tersamar di gundukan mendung. Suara motor parkir tepat di mulut warung sebentar kemudian terdengar teriakan parto

“Pa dhe.. tolong turuninn..”parto belum sempat mematikan motornya sampai jupri muncul dari dalam warung
“lhoh ,pa genthong kemana pri?”toleh parto kearah jurpi yang langsung mengankat tabung gas LPG 12 kg-an
“lagian kamu ini sok kuat aja to, bawa tabung dua malah bawa-bawa jrigen segala”jupri menurunkan satu tabung lagi diantara kaki depan yang masih menjaga keseimbangan motor
“gundulmu itu pri, saya tadi udah nunggu lebih dari 5 jam untuk dapet LPG ini blom lagi ngantri beli bensin yang jadi antrian belakangan ini di SPBU di denpasar pri,ayoo cepetan turunin jrigennya juga”
“iya..iya sabar nak e(logat khas denpasar)

“Beli gas dimana to, kok lama sekali” suara pa genthong sambil beraktifitas membuat masakan menu hari ini
“iya pa dhe LPG , Premium minyak tanah juga sudah jadi barang langka di Denpasar ini”parto mengeser tabung LPG yang kosong mengantikan dengan tabung yang baru saya dibelinya.
“ooo..ya sudah kalau gitu, tolong bawain sayur dan ayam gorennya ke depan to”pinta pa genthong
“iya pak dhe”

“lagi ada berita apaan pri hari ini”tanya parto sambil meletakkan piring saji yang penuh dengna ayam dan ikan goreng dari dapur

“ya biasa to, kelangkaan minyak tanah, LPG dan masih seputar demo penolakan pilkada jarang ketemu berita yang baik-baik to, tapi tunggu ini ada berita tentang kiat menyiasaati susahnya mendapatkan LPG dan
minyak tanah”jupri membuka korannya lebar-lebar dan meletakkannya di atas meja
“wah..yang itu boleh pri, tolong dijelasin !”
“nich ya dengerin baik-baik to, Sebenernya kalau kita mau lebih kreatif dan serius menyiasati kelangkaan BBM akhir-akhir ini kita bisa memanfaatkan penemuan tentang energy alternatif penganti BBM seperti
Bio Disel dan Blue energy yang lebih ramah lingkungan, meskipun masih belum terdengar santer diproduksi. Namun untuk keperluan rumah tangga telah ditemukan adanya cara yang lebih hemat yaitu dengan mengunakan kompor dengan mengunakan biji jarak, Biokerosin ( camppuran minyak goreng dan limbah tebu) penggunaan limbah cair seperti ampas tahu dan kotoran sapi. Ini sudah terbukti dan telah diaplikasikan di beberapa daerah. Mungkin ini harusnya menjadi PR dari pihak terkait yang memampang slogan menyejahterakan dan membela rakyat kecil. Berita bagus ini sayangnya tidak selaris berita-berita buruk di negeri ini ditambah berita bugilnya para selebritis. Seperti baru ini telah diproduksikompor dengan pemanfaatan biji jarak pagar( tanpa diolah lebih lanjut, hanya perlu di remukkan/pecah dari bentuk lonjong bijinya ) untuk keperluan memasak, dengan hanya Rp. 1.500,- atau memanfaatkan lahan di pekarangan rumah untuk menanamnya dan  mampu memasak selama 6 jam. Penemuan yang luar biasa bagi para masaker ini ditemukan di Lowokwaru Malang dan dijual seharga Rp. 50.000,- per kompor dan tidak terlalu ribet dalam instalasinya seperti kompor berbahan gas korotan sapi atau limbah tahu U no ( linggis).” gimana to, masih ada kan berita bagus di koran?” tanya jupri mengkahiri penjelasannya.
” Ya yang itu bagus pri apalagi buat masaker seperti saya ini, tapi berita artis yang bugil ada di halaman berapa pri?”
” huh dasar kamu ini to sudah mulai genit, baru beberapa hari ditinggal juminten” jupri melipat korannya dan melemparkan kearah parto yang sedang berjalan menghampirinya.

18 thoughts on “Solusi yang masih sepi”

  1. Ini memang susah 😦

    Karena pemerintah terlanjur janji gak naikin harga BBM sampai Pemilu 09, padahal harga minyak dunia meroket, maka dengan anggaran yang sama hasilnya adalah pembelian yang lebih sedikit. Imbasnya distribusi di masyarakat juga super irit dan malah bikin susah.

    Solusi yang diomongin Jupri memang bagus di teori, tapi kaya’nya masih jauh banget deh realisasinya. Wong elpiji yang jadi alternatif pertama pengganti mitan (karena produksi dan distribusinya yang sudah luas) saja malah ikut2an langka sekarang…😦

    Siap2 kayu bakar… 😆

  2. wah sepertinya penggunaan biji jarak ini bisa menjadi solusi permasalahan langkanya minyak tanah dan LPG akhir-akhir ini di Denpasar. tapi kok gak ada sosialisasinya yah? harga murah dan ramah lingkungan bener-bener mantab!!!

  3. # bli’ eka
    sengaja buat persediaan kampanye kali..

    # jensen99
    ya ujung-ujungnya tetep rakyat yang tambah sengsara.
    *awas ya pemilu tahun depan bakalan GOLPUT biar ga ikut bersalah*

    di kampung udah ada jarak pagar tinggal beli kompornya aja
    dan bye bye pusing mikirin mitan:mrgreen:

    # ghozan
    solusinya udah buanyak sekali tapi kembali lagi kepada masyarakat yang cenderung ortodok tetep aja suka ngantri ato penemuan ini kurang di expose di media dan sosialisasinya
    sayang sekali ya😦

    # Ady gondronk
    duh..yang rumahnya deket kayu..
    tapi berhubung stop global warming jadi membatasi penggunaan kayu di,
    tapi klo kayunya di kasih ya boleh lah😆

    # Rian
    yup tul, dan di kampanyekan secara intens

    # aRul
    ato pemerintah kelamaan mikir jadi ga ada antisipasi
    mungkin buat stock cadangan or di jual keluar negri untuk dana kampanye
    nah udah tau gini masihkan perlu pemilu?

    # uwiuw
    semua tokoh dan karakter fiktif jika ada kesamaan itu hanya faktor kebetulan semata dan disama-samain
    :halah:

    # mercuryfalling
    lhoh ternyata disana juga ada
    kucing garong ta?

    # ick
    bentar lagi yang akan hilang itu kenagan buruk pemerintah dulu digantikan janji-janji maniz
    para parpol yang ramai berkampanye jualan kecap
    *smoga udah ga mempan dengerin janji-janji palsu*

  4. gw rencana mau praktek lapang di perusahaan yang berbasis minyak jarak.. jadi ya da yang tau jenis kompor apa?
    karena setau gw, yang uda2, kompor yang berbahan baku biodiesel dari minyak jarak tu gak tahan lama, karena tersumbat sama ampas2 minyak tersebut.. kasih solusinya dunz..

  5. # Bajaw,
    klo kompor pake biji jarak itu tanpa diolah ato di sublim menjadi cair, cuman remah dari biji jarak di masukkan ketempat seperti sumbu kompor biasa dan di bakar, paling hanya perlu membersihkan sisa arang dari biji jaraknnya aja

  6. I¡¦m now not sure where you’re getting your information, however great topic. I must spend a while learning much more or working out more. Thanks for wonderful info I used to be in search of this info for my mission.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s