in the END

Kutengelamkan matahari
dalam lautan kesedihan
Agar tak pernah lagi terbit
dan menumbuhkan tunas cinta
Atau,
kutebang saja semua rimba asmara
agar bisa kuciptakan gurun tandus, gersang
dan beku.

Kali kedua
pelukan sayapmu
membawaku terbang

Kali kedua
pisau diantara sayapnya
memutus jaring-jaring nadi
hingga kujatuh lagi
dalam kesakitan

Limbung raga
dimabuk cinta
jerit tawa
kau tinggalkanku sendiri

Sendiri lagi
dicibir bulan
dilolong kelam

Lelah kunikmati pesonamu
yang selalu menari
tarian lama yang sudah jelas
menyisakan dua pilihan.

Pergilah,
kemasi semua kotak sulapmu
dan juga kostum badut itu
aku tak butuh hiburan
Aku ingin sendiri
merasakan sayatan pedih
permainan kejammu.

kau datang menyelinap dalam gelap
saat aku nikmati lelap
dan kini kau pergi
dalam keterjagganku
pergi begitu saja.
tanpa senyum manismu
atau kerlingan matamu
seperti biasanya kau tinggalkanku
untuk kembali esok
bersama pagi.

Aku berlari ke utara
tapi ku dengar suaramu di timur
menyesapi embun-embun.

Lihatlah..
betapa kau membuatku gila
ach..
hentikan getar dawaimu,
karna aku mudah tergoda
dengan buluh perindu.

sungguh kau telah menyiksaku
seperti hati yang kau sentuh dulu
telah hancur
kini kau remukkan lagi sisa hasrat.

cinta kedua
yang berakhir tanpa pesan
mungkin kau bosan
atau ini hanya bagian dari permainan.

Esok akan kupunguti lagi mimpi
setelah kau pergi
tanpa ucapan selamat tinggal
atau sempat kutanyakan kenapa

Kucoba bediri setegar karang
namun bayangmu seperti angin
yang berdesir miris
menyusupi pikiranku

usai
telah berkakhir
sudah

parto Denpasar,6/4 08

Malam terlewat dengan pertanya yang masih belum terjawab, hanya kemungkinan- kemungkinan yang terlintas di antara tanya dan sepi, seperti Peter Pan menyuarakan ‘yang terdalam galaunya’ dari radio di pojok warung yang sudah tutup 4 jam lalu.


Takkan lelah aku menanti
Takkan hilang cintaku ini
Hingga saat kau tak kembali
Kan kukenang di hati saja

Kau telah tinggalkan hati yang terdalam
Hingga tiada cinta yang tersisa
Di jiwa

14 thoughts on “in the END”

  1. bagus bgt…sedih.. dan menyakitkan..seperti yg w alami pacaran 6 thun,..w sering bgt dibohongi..disakiti,..dikhianati…benar2 menyakitkan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s