Rumi: tentang Malaikat Kegagalan

Kau tahu bagaimana itu.
Kadang-kadang kita merencanakan perjalannan ke satu tempat,
tapi sesuatu membawa ktia ke tempat lain…

Tuhan menetapkan keinginnan yang menggairahkan dalam dirimu,
dan kemudian mengecewakanmu.
Tuhan melakukan itu seratus kali!

Tuhan mematahkan sayap-sayap dari satu niat
dan kemudain memberimu sayap lain,
potonglah tali rencana itu,
agar kau selalu ingat akan ketergantunganmu.

Tapi kadang-kadang rencanamu berhasil!
kau merasa puas dan terkendali.

Itu karena, jika kau selalu gagal,
kau mungkin menyerah, Tapi ingat,
karena kegagalan itulah maka mereka yang mencintai
tetap sadar betapa mereka dicintai.

Kegagalan adalah kunci
menuju kerajaan di dalam batin

( Rumi: Feeling the Shoulder of the Lion )

malam kegagalan, bersama impian dan aspirasi mucullah resiko bahwa kita tidak berhasil. Secara lahiriah, harapan terhempas, rencana berguguran dan kemudian kita bertanya mengapa kita bisa percaya pada visi. Secara batiniah, itu hanya seperti pasang surut, penuh keragu-raguan, ketidakpastian dan krisis batin yang mengoda kita untuk jatuh tertidur dari pada menjadi visioner, untuk kehilangan harapan.

Parto hanya lelah dengan keadaan yang tak terduga ini dan terjadi begitu cepat diantara harapan dan tunas rencananya. Dalam kekacauan pikiran direbahkan gundah dipunggung malam dan memejamkan mata memutus visual kenyataan meskipun untuk sesaat. Goodnight parto.

18 thoughts on “Rumi: tentang Malaikat Kegagalan”

  1. # mbak Yoga
    iya mbak, it’s second broken heart😦

    # sahabat88
    ya,..tetap berusaha…

    # am sofwan
    munkgin itu benar,
    tak sebenernya sudah pernah mengantisipasi hal ini tapi tetep aja sakit😦

    # ick
    tengkyu ..
    sekarang udah agak mendingan ..

  2. # adek
    seseorang nun jauh disana dek

    # Frater Telo
    yp, Rumi itu Jallaludin Rumi

    # realylife
    ya semoga ada yang lebih baik dan kejadiin ini yang terbaik untuk saat ini
    sabar..sabar…

    *ngurut dada*

  3. “mutu anfusakum kobla mautikum” bunuhlah hatimu sebelum matimu,ta~ammal<renungkan,pikirkan.perjalanan hidup msh panjang jd ga ada kegagalan. by zain.

  4. mutu anfusakum kobla mautikum” bunuhlah hatimu sebelum ma”timu,ta~ammal<renungkan,pikirkan.perjalanan hidup msh panjang jd ga ada kegagalan. by zain.

  5. # zain

    bunuh hatimu sebelum matimu

    sippp…..

    kadang kegagalan diperlukan dalam pencapaian proses untuk mengevaluasi dan mencari tuntunan_Nya
    dan menyadarkan bahwa saya masih mahkluk yang bergantung kepada kasih_Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s