pulang

pulang,
kujenguk tanah kelahiranku
kupandangi senyum ibu
diantara kening yang mulai keriput
dijabat otot ayah yang mulai menyusut

aku pulang,
rindu aku cium aroma padi
atau jerami yang mulai mengering
dan pijakan tanah sawah
menyentuh telapak kaki

atau menikmati
rintik hujan
yang menyebarkan
wangi aroma tanah

saat ku pulang.
aku ingin terusik
di subuh pagi
diantara adzan dan pujian

aku pulang,
kembali kupeluk ladang
dimana dulu sering aku berlari,
melompat dan tertawa
dimasa kanak-kanak ku

esok aku akan pergi
dimana ladang lain menungguku
untuk dicangkul dan ditanam

tapi,
aku ingin kau menungguku
sebelum diambang senja
aku akan pulang

Parto, DPS 9 mei 08

Malam singgah menghampiri lelah, sementara parto masih duduk melepas ingatan akan kampung halaman yang baru saja ditinggalkannya.

24 thoughts on “pulang”

  1. Gak ada yang lebih enak dari pulang kampung ya…
    karena itu… pada mudik tiaplebaran…biarpun macet dijalan, biarpun uang THR ludes dalam sekejap…

  2. pulang kampung ketemu ama ortu, jenguk calon mertua…bawain oleh2,

    wah…indahnya hidup ini…
    [lupain selingkuhan dikota untuk sejenak]

  3. brother gak tau kenapa tapi beberapa kali agus coba buka blog brorher tapi sering gagal, tapi hari ni udah bisa lagi, Pulang ini seperti menggambarkan kerinduan, wah agus507 aja tersentuh, hebat brother terus menulis ya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s