Benarkah kita satu !?

Dalam kelebat dingin pagi Parto dan Jupri berhenti di kios Koran si gondronk, “ wah kios mu sekarang tambah rame dronk, udah banyak pilihan sekarang” kata jupri sambil meletakkan jinjingan tas kresek belanjaan parto.

“ ya begitulah pri, pelan tapi pasti. Seperti yang pernah parto bilang ‘alon-alon asal klakson’ he he he” gondronk terkekeh lalu menghisap rokok ditanggannya.

Parto hanya memandang sekilas pada kedua temannya itu lalu bergegas mengambil sebuah Koran dengan gambar besar bertema agustus-an.

“lihat ini pri bagus kan gambarnya,..seandainya semboyan Bhineka tunggal ika tidak hanya terpampang di kaki burung garuda, satu nusa, satu bangsa tidak hanya sekedar lagu, dan poto-poto rakyat miskin bukan hanya pengantar orasi kampanye pri” parto memperlihatkan gambar headline sebuah Koran.

“iya juga to seandainya saja negara ini bisa menerima kebhinekaan dan benar-benar menganggap kemajemukan negara ini sebagai bagian yang satu” kata jupri sambil mengamati gambar di bawah teks “ Benarkah Kita Satu”.

“ Katanya negara ini kaya, negara ini penduduknya ramah, tapi konflik dimana-mana dari hal sepele dan tidak penting, pejabat yang korup masih banyak yang berlengang,

Banyak orang pengen menang sendiri, banyak kelompok merasa paling benar dengan pendapatnya, memang hanya dalam moment seperti ini kita benar-benar bisa melihat kebersamaan dan kegembiraan dipelosok RT dan keluharan.” Timpal Si gondrok dengan logat balinya.

Pagi kian pudar diterjang lalu lalang kendaraan bermotor namun masih menyisakan dingin di sudut-sudut kota Denpasar.

header dari sini

10 thoughts on “Benarkah kita satu !?”

  1. mestinya orang Indonesia tidak cepat mudah terprovokasi. Kalo Indonesia aman, damai dan sejahtera. Jadi Negara SuperPower di Dunia coz semua ada di Indonesia. tinggal orang2nya aja yang mengolah dan mengelola.

  2. # Bli’ Oka
    tul bli’ bukannya saling gontok-gontokan pengen menang sendiri

    # mantan kyai
    iya kita satu,

    # dyatmika
    tul, tidak mudah di provokasi dan fokus pada pembenahan negri ini

    # cK
    iya cik, ga ngerti juga orang yang tidak melihat perbedaan itu sebagai anugrah

    # ammadis
    kita sudah merdeka tapi masih binggung memerdekakan pendapatnya untuk mengisi kemerdekaan, dan tidak bisa melihat keberagaman sebagai satu kesatuan.

  3. yaa..andai sajah ituh semua benar2 diterapkan..
    pastilah…..*membayangkan ituh semuanya*
    rasanya benar2 damai….tapi semo9a sajah…suatu saat nanti..amiinn..:)

    seharusnya perbedaan itu disikapi dg bijak,andai sajah..akh..lagi2…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s