Menunggu pagi

…Malam merapatkan sepinya pada waktu 02:53 saat ini parto belum juga memejamkan matanya,meskipun dipaksakan tetap saya matanya tidak mau terpejam dan mengantar lelap. Masa lalu kembali memburunya mengikuti kemana saja pikirannya pergi, masa depan masih mengelayut seperti bendulu yang bergerak kekanan dan kekiri banyak sekali keputusan yang akan diambil dan banyak juga pertimbangan yang harus dipikirkan ulang. Tahun 2011 sudah menapaki tangga kesepuluh dua langkah lagi dia akan mendapati 2012. Hem…sungguh masa depan yang tidak bisa diprediksi. Parto mengambil nafas dalam dalam dan membuangnya seolah mengeluarkan semua keraguan yang menyesaki ruang dadanya.

Masih 04:27 dini hari, sebentar lagi iseng dari kokok ayam jago akan terdengar yah itupun jika saat ini ada di kampungnya namun ini kota Denpasar yang ada hanya klakson angkot, mobil pick up dan suara deru motor yang menandai awal pagi sudah dimulai. Malam ini parto biarkan pikirannya kalut bersama malam yang kian larut yang hampir mendekati ujung pagi. Dalam pikirannya parto akan meminta break dua jam atau tiga jam untuk mengistirahatkan tubuhnya mendiamkan pikirannya setelah selesai menyiapkan menu masakan hari ini. Dan sekarang 4:35 parto masih menunggu pagi.

Iklan

life must go on

..Life Must Go On..itulah sepenggal kalimat yang harus parto ingat, Hidup masih harus diteruskan dan peran masih harus terus dimainkan sampai nanti cerita tokoh ini selesai.

Awal tahun yang sangat berat untuk dilalui parto, satu demi satu fajar didadanya padam dan menyesakkan dadanya, belum kering tetesan kesediahan bertambah lagi dengan kenyaataan mengilas yang sungguh diluar perkiraan dan harapan. Namun begitulah hidup kadang ujian akan selalu datang, sampai benar-benar paham apa yang dimaksudkan dalam perjalanan ini.

” buka jam berapa warung hari ini to ? ” tanya Jupri, Parto tidak melihat pada temannya yang duduk di seberang mejanya  sambil memencet mencet remote tv. ” hari ini libur pri, P Genthong mau mudik jadi hari ini bantuin berkemas-kemas”  jawab Parto sambil asyik mencatat menu disebuah tabloit mingguan edisi puasa dan lebaran. Jupri hanya melihat sekilas pada sahabatnya itu, dalam hatinya merasa bersyukur karena sedikit demi sedikit Parto sudah bangkit dari keadaan, paling tidak sudah agak membaik setelah kepergian Juminten dan kepergian keponakannya untuk selamanya.

..WKWKWKWKWKWKWKWKWK…..

Jupri terkejut dan spontan mengankat kakinya ke atas kursi ketika tiba tiba parto tertawa terbahak bahak melihat tanyangan bernard bear yang tidak sengaja di pilih oleh remot Jupri.

…wah kamu itu tertawa g pake permisi, Assalammualaikum kek…protes Jupri sambil memungut remot yang jatuh di lantai.

begitulah kehidupan Parto kembali hampir sediakala, mesti tidak sama dan tidak akan pernah sama setelah separo dari nyawanya pergi.

Relief Water Park of Ujung Sukasada

relief taman ujung
relief taman ujung

Terik matahari tak menyurutkan semangat Parto, Jupri dan Alex melajukan motornya menuju Karang Asem, kota di punggung pulau Bali jika dilihat dari peta Bali. Kiri kanan sepanjang by pass Ngurah Rai memiliki View yg cukup bagus untuk mengusir lelah dan bosan diperjalanan apalagi sisi sebelah kanan dari Denpasar menuju Karang Asem, biru laut dan jembatan sungai yg bermuara ke selat Nusa Penida dan Lembongan.

“ Jangan kencang kencang Lex, teriak Parto mencoba mensejajari motor Alex yg berboncengan dengan Jupri. “ Ayo to, kapan lagi bisa kebut kebutan” tawa Alex dan Jupri terdengar samar samar diterjang angin. Lama menyusuri tepi punggung pulau Bali , jalan yang cukup mulus, kelokan kelokan bukit terasa lebih fresh hijau dan segar. Setelah melewati Goa Lawah Klungkung, dan beberapa kota kecil akhirnya plang selamat datang di kota Karang Asem terlihat dan lebih menyemangati mereka.

“ Akhirnya sampai juga” parto langsung nylosor ke lantai teras setelah parkir dan disambut oleh Dayu. “sangat damai disini to”, curhat Alex “yup betul “ sela Jupri sambil melepaskan pandangannya kehamparan sawah, bukit dan birunya laut yg bisa terlihat dari teras rumah Dayu. Rasa kantuk menyergap mereka setelah selesai melahap hidangan yang disediakan oleh tuan rumah, namun demi meluangkan hari libur ini mereka tepis rasa kantuk untuk pergi ke taman ujung sukada, taman air dimasa kejayaan kerajaan Karang Asem dan dilanjutkan ke taman air tirta gangga.

hello world !

teko

Sore tak terasa menjelang selepas hujan dan gerimis yg seharian sudah menguyur Denpasar dan sekitarnya. Genangan air dan banjir sempat memacetkan jalan di beberapa ruas jalan.

“Ach….irnya…datang juga matahari, meskipun masih diantara mendung, lumayan sepi juga pantainya to” Jupri meregangkan kakinya dan mengangkat tinggi tangannya menatap laut dan menjinjitkan kakinya di pasir. ” Ya, karna seharian ujan pri, jadi males keluar rumah,ato mereka sedang repot rumahnya kebanjiran” jawab parto yang masih melipat tangannya merasakan sedikit dingin.

” dingin dan sore gini ng-teh dulu to, tuch ada warung pinggir pantai, lumayan buat ngangetin badan, u no ( linggis)” pinta jupri sambil menunjuk salah satu warung.

” yo , wes… tapi kamu yg bayar yo, duit saya cukup buat beli bensin to, ama pulsa buat sms juminten” tawa kecil mengakhiri kalimat parto.

tipe sex dan bentuk tubuh

Angin bertiup cukup nyaman, ditemani segelas es kelapa muda dan beberapa potong ubi goreng serta sayup-sayup alunan lagu evergreen. Untuk menolak kantuk siang ini, di kursi depan warung parto membolak balik koran mencari artikel dan judul yang menarik untuk dibaca, beberapa saat kemudian parto melipat korannya agar lebih nyaman untuk dibaca.

” Kamu udah baca ini belum pri?”

Jupri yang sudah hampir merem itu menangguhkan niatnya, dan menjawab” baca apa-an?” jupri masih menyandarkan kepalanya di dinding, mengangkat telapak tanganya menutupi mulutnya yang menguap.

” ini, ternyata tiper sex dan bentuk tubuh itu bisa ditebak, pri. tapi ini berlaku hanya bagi usia yang siap menikah atau usia diantara 20-40 tahun. dengerin ya, saya bacakan sebentar ”

TIPE KUDA
Menurut penggolongan ini, pria maupun wanita yang termasuk dalam tipe kuda adalah mereka yang berotot bagus, berbadan tinggi besar dengan proporsi ideal, dan kondisi fisiknya sehat serta bugar. Pada pria, biasanya terlihat macho dan atletis. Sementara yang wanita umumnya bahenol dengan buah dada penuh berisi, dan pinggang ramping namun panggul besar.
Ciri lainnya bisa dikaitkan dengan tabiat atau kehidupan emosional kuda yang keras dan sulit dikendalikan. Sementara aspek libidonya yang tinggi bisa dilihat dari kebiasaannya yang mengarah pada hal-hal berbau seks. Misal, baru bertemu beberapa kali saja sudah berani meraba-raba.
TIPE SAPI
Pada tipe sapi atau lembu, pria maupun wanitanya bertubuh gembur dan subur alias “dihiasi” kelebihan lemak di sana-sini. Dari tabiatnya, sapi biasanya lebih kalem dan tak menggebu-gebu, yang konon merupakan cerminan dari gairah seksualnya yang adem ayem. Gerak-geriknya serba lamban hingga bisa diduga, dalam urusan ranjang mereka butuh perangsangan lebih bervariasi dan pemanasan lebih lama.
TIPE KAMBING
Lain lagi yang tipe kambing, umumnya berukuran tubuh rata-rata; tak terlalu gemuk ataupun kurus, tak pula kelewat pendek maupun tinggi. Baik kondisi fisik, emosional, maupun pola seksualnya terbilang normal alias biasa-biasa saja; enggak kelewat menggebu, tapi juga enggak terkesan dingin. Mereka juga tak butuh pemanasan lama atau teknik berbelit.
TIPE KELINCI
Kalau tipe kelinci, bentuk tubuhnya kecil mungil, baik pria maupun wanita. Penampilannya imut-imut dalam arti menggemaskan seperti layaknya anak kecil. Namun dari aspek gerak, mereka terbilang gesit dan “mengundang”. Dalam urusan seks gampang terangsang namun gampang pula menyudahinya. Sementara dari aspek emosional, tipe ini lebih fleksibel.

” nah, kalau kamu termasuk tipe apa to ?”

” yang jelas saya bukan tipe ayam pri, he he he…?”

Artikel dari Kompas.com